Berikut adalah manifestasi ketegasan sikap PGRI dalam menjaga marwah profesi mengajar:
1. Tegas terhadap Intimidasi dan Kriminalisasi
Ketegasan sikap PGRI paling terlihat saat anggotanya menghadapi tekanan hukum yang tidak adil.
-
Zero Tolerance terhadap Kekerasan: PGRI bersikap tegas menolak segala bentuk kekerasan di sekolah, baik yang dilakukan terhadap guru maupun oleh guru. Namun, PGRI juga tegas membedakan antara “tindakan pedagogis untuk pendisiplinan” dengan “tindakan kriminal”.
2. Tegas dalam Penegakan Kode Etik (DKGI)
Sikap tegas PGRI juga diarahkan ke dalam (internal). Profesi yang bermartabat adalah profesi yang mampu mendisiplinkan dirinya sendiri.
3. Tegas terhadap Kebijakan yang Tidak Berpihak pada Guru
Sebagai mitra strategis pemerintah, PGRI tidak selalu bersikap “setuju”. Ada garis ketegasan yang ditarik saat kebijakan merugikan hak guru.
-
Kritik Konstruktif: PGRI tegas bersuara jika ada perubahan kurikulum atau sistem administrasi yang dianggap membebani guru secara berlebihan dan mengganggu fokus mengajar.
4. Tegas dalam Menjaga Kemandirian Organisasi
PGRI bersikap tegas untuk tetap berdiri di atas kaki sendiri (independen).
-
Non-Partisan: PGRI dengan tegas menjaga jarak dari politik praktis. Ketegasan ini memastikan bahwa perjuangan guru tidak “ditunggangi” oleh kepentingan partai politik mana pun, sehingga PGRI tetap memiliki wibawa di mata pemerintah siapa pun yang berkuasa.
-
Kedaulatan Iuran: Dengan kemandirian finansial dari iuran anggota, PGRI memiliki ketegasan moral untuk mengambil keputusan yang murni demi kepentingan guru, bukan demi penyandang dana pihak ketiga.
Tabel: Bentuk Ketegasan Sikap PGRI
| Area Perjuangan | Bentuk Sikap Kompromi (Lemah) | Bentuk Ketegasan Sikap PGRI |
| Perlindungan Hukum | Menunggu proses hukum berjalan. | Melakukan pendampingan langsung via LKBH sejak awal. |
| Status Guru | Menerima ketidakpastian honorer. | Menuntut kuota ASN/PPPK secara kontinu dan masif. |
| Intervensi Luar | Membiarkan pihak luar mendikte kelas. | Menjaga otonomi pedagogis guru di dalam kelas. |
| Kesejahteraan | Pasrah pada keterlambatan tunjangan. | Melakukan lobi dan tekanan resmi ke kementerian terkait. |
Kesimpulan
Ketegasan sikap PGRI adalah perisai bagi setiap guru di Indonesia. Tanpa ketegasan organisasi, profesi guru akan mudah terombang-ambing oleh kepentingan politik dan opini publik yang sering kali menyudutkan. PGRI memastikan bahwa suara guru didengar, hak guru dipenuhi, dan martabat guru tetap tegak berdiri.
slot gacor
togel online
slot resmi
slot gacor
slot gacor
slot gacor
togel
link togel
situs togel resmi
situs togel terpercaya
situs toto
slot gacor
monperatoto
situs togel online
situs togel terpercaya
toto togel
slot gacor
monperatoto
monperatoto
monperatoto
monperatoto
monperatoto
monperatoto
situs toto
situs togel
toto togel
monperatoto
monperatoto
situs gacor
monperatoto
monperatoto
monperatoto
monperatoto
situs slot gacor
monperatoto